TUGAS dan FUNGSI


A.
KEDUDUKAN
 

Kedudukan Badan SAR Nasional sesuai Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2007 tentang Badan SAR Nasional, berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia.

 

 

B.

TUGASPOKOK

 

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2007 tentang Badan SAR Nasional, Badan SAR Nasional memiliki tugas membantu Presiden dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pencarian dan pertolongan (search and rescue).

 
 
C.
FUNGSI
 
1.
Perumusan kebijakan nasionaldan kebijakan umum di bidang SAR;
 
2.
Perumusan kebijakan teknis di bidang SAR;
 
3.
Koordinasi kebijakan, perencanaandan program di bidang SAR;
 
4.
Pembinaan, pengerahan dan pengendalian potensi SAR;
 
5.
Pelaksanaan siaga SAR;
 
6.
Pelaksanaan tindakawaldan operasi SAR;
 
7.
Pengoordinasian potensi SAR dalam pelaksanaan operasi SAR;
 
8.
Pendidikan, pelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia di bidang SAR;
 
9.
Penelitian dan pengembangan di bidang SAR;
 
10.
Pengelolaan data dan informasi dan komunikasi di bidang SAR;
 
11.
Pelaksanaan hubungan dan kerja sama di bidang SAR;
 
12.
Pengelolaan barang milik/kekayaan negara yang menjadi tanggung jawab Badan SAR Nasional;
 
13.
Penyelenggaraan pembinaan dan pelayanan administrasi umum;
 
14.
Pengawasan atas pelaksanaan tugas di lingkungan Badan SAR Nasional; dan
 
15.
Penyampaian laporan, saran dan pertimbangan di bidang SAR.